Kamis, 27 Oktober 2011

TESTIMONI PENYAKIT JANTUNG

umber: "http://propoliatawon.blogspot.com/p/penyakit-yang-sudah-di-sembuhkan-oleh_14.html"

Drs. MULYADI Nasir, 55 th- Jakarta, Hp. 0817 405 5XX

Dalam usia saya yang sudah 55 th..memang tidak bisa terhindar dari penyakit akibat pola hidup

dimasa lalu. Penyakit yang saya derita antara lain Sakit Jantung ;Pembesaran Pembuluh Jantung, Saya adalah perokok berat sebelumnya. Akhirnya dengan penyakit ini Dokter melarang saya merokok dan harus periksa rutin (pengawasan RS. Harapan Kita) serta konsumsi obat seumur hidup.

Alhamdulillah,
Saya Pak Novy Abu Ayaz yang memberikan komen pertama diatas. (no HP saya : 081806829440)
Tadinya saya pikir kumpulan2 testimoni disini hanya merupakan kedustaan belaka dalam rangka strategi marketing.

TAPI TERNYATA, saya keliru BESAR.
Saya telah membuktikannya sendiri pada hari itu juga.

Kebetulan saat ini saya menderita jantung koroner, yang mengharuskan saya melakukan kateter, angioplasty dan pemasangan ring (stent).

Tapi hal tsb bagi saya ternyata terlalu mahal.
Jadi saya tidak lanjutkan pengobatan jantung saya ala kedokteran konvensional tsb, dan saya cukup mengobatinya dengan obat2an herbal saja.

Back to topic,
Setelah memberikan komentar pertama diatas, ada teman satu kantor yang kebetulan melihat aktifitas saya membuka blog ini, terus ia menawarkan propolis kepada saya satu botol GRATIS.

Langsung saya coba, dengan 6 tetes.
DAN Alhamdulillah, dalam hitungan tidak sampai 1 jam, nyeri dada saya langsung reda (gejala angina pectoris penyakit jantung koroner saya yang biasa menyerang saya setiap hari), dan sesak nafas juga langsung hilang.
Wah, saya pikir ajaib sekali ini. Alhamdulillah.

Kemudian malamnya saya mulai eksperimen dengan menambahkan dosis 7 tetes, dan lagi2 saya merasakan kemajuan kesehatan yang signifikan.

Sejak hari itu, saya menggunakannya 4 kali sehari dengan dosis 7 tetes. Dan satu botol berisi 6 ml tsb ternyata bisa awet sampai 5 hari lebih.

Dan akhirnya, saya merasa inilah obat yang pas utk sakit jantung koroner saya.

Saya tidak peduli produk ini MLM atau bukan, dan saya tidak berminat untuk menjadi member produk ini. Lagipula, saya lihat, propolis itu bukan hanya SATU MEREK saja.

Bagi saya, yang penting saya bisa mendapatkan propolis utk saya konsumsi. Alhamdulillah teman2 saya banyak yang sudah menjadi member, dan juga ternyata produk ini banyak di jual di toko2 herbal dekat rumah saya.

Akhirnya saya benar2 percaya, bahwa khasiat PROPOLIS memang DAHSYAT.

Allah azza wa jalla berfirman dalam Al-Qur'an, Surat An-Nahl ayat 69 :

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

"...Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."

Yang dimaksud dengan ayat di atas, salah satunya adalah PROPOLIS. Mengapa?

Lebah menghasilkan 4 jenis produk, yaitu:
Madu, Royal Jelly, Bee Pollen, dan PROPOLIS.

Alhamdulillah.


Propolis Platinum merupakan propolis cair tanpa kandungan alkohol yang berasal dari negara Brazil dan dikenal sebagai propolis hijau terbaik yang dihasilkan di dunia. Propolis mengandung flavonoid dengan kadar tinggi, yang membantu meningkatkan sistem imun. Penurunan sistem imun menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit. Pengunaan Propolis Platinum secara teratur akan membantu meningkatkan sistem imun. Flavonoid merupakan komponen tumbuhan yang memiliki sifat sebagai bahan-bahan antijamur, antibakteri, antivirus, antioksidan dan anti-inflamasi dengan berkualitas tinggi. Bisa digunakan untuk pengobatan diabetes melitus,stroke, hepatitis,kanker, hipertensi, tuberkulosis, batu ginjal, hiv / aids. Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar